Menggambar lipatan kain akan lebih mudah ketika Anda membedakan bayangan bentuk dari bayangan jatuh. Bayangan bentuk muncul ketika permukaan melengkung menjauhi cahaya. Bayangan jatuh muncul ketika bagian kain menghalangi cahaya menuju permukaan lain. Perbedaan ini membantu menentukan letak gelap serta karakter tepinya.
Untuk latihan, gunakan selembar kain katun polos berwarna terang, kertas, dan pensil grafit. Susun dua lipatan besar di atas meja dengan cahaya dari satu sisi. Dua lipatan sudah memberi cukup bahan pengamatan tanpa membuat gambar dipenuhi detail kecil sejak awal.
Susun subjek yang tidak mudah berubah
Pilih kain yang permukaannya tidak terlalu mengilap agar perubahan gelap terang lebih mudah dibaca. Hindari motif ramai untuk percobaan pertama. Fokus latihan adalah perubahan bidang dan hubungan antarbayangan, bukan menyalin gambar pada kain.
Letakkan satu puncak lipatan sedikit di depan yang lain, lalu tentukan posisi duduk. Buat tanda kecil pada alas meja bila perlu agar arah pengamatan tetap. Setelah mulai menggambar, pertahankan susunan tersebut; menarik ujung kain akan mengubah beberapa hubungan sekaligus.
Periksa sumber cahaya. Jika ada beberapa lampu dengan arah yang bersaing, sederhanakan pencahayaan supaya satu arah lebih mudah dikenali. Tidak perlu memaksakan semua bayangan menjadi gelap pekat. Cari dulu bagian terang, bagian yang berputar menjauhi cahaya, dan bagian yang tertutup lipatan lain.
Cari bayangan pada bentuk dan di bawah lipatan

Ikuti permukaan dari puncak menuju sisi lipatan. Bila bidang perlahan tampak lebih gelap karena menjauh dari cahaya, Anda sedang mengamati perubahan pada bentuk. Di bagian bawah lipatan yang menutupi permukaan lain, cari bayangan yang disebabkan penghalang tersebut.
Carrie L. Lewis menjelaskan perbedaan kedua jenis bayangan dalam latihan menggambar kain. Gunakan perbedaan penyebabnya sebagai panduan mengamati. Jangan membuat aturan bahwa semua tepi bayangan jatuh harus tajam; lihat apa yang terjadi pada subjek dan cahaya Anda.
Coba tunjuk satu daerah gelap dan jawab dua pertanyaan: permukaan ini menjauh dari cahaya, atau cahaya menuju ke sana dihalangi kain lain? Sebuah gambar dapat memuat keduanya berdekatan. Memahami penyebabnya membantu Anda menghindari satu garis hitam yang sama untuk seluruh lipatan.
Bangun gambar dari tiga kelompok nilai

Buat sketsa ringan untuk batas kain dan arah dua lipatan utama. Selanjutnya, kelompokkan pengamatan menjadi terang, sedang, dan gelap. Ini adalah penyederhanaan untuk membaca bentuk, bukan pernyataan bahwa subjek hanya mempunyai tiga tingkat warna.
Sisakan bagian paling terang sebagai kertas, letakkan lapisan grafit ringan pada kelompok sedang, lalu bangun kelompok gelap secara bertahap. Bandingkan luas bentuknya. Bayangan yang benar posisinya tetapi terlalu lebar dapat membuat lipatan tampak lebih berat daripada subjek.
Contoh gambar mengikuti kain yang sama dengan arah cahaya yang tetap. Cocokkan puncak dan dasar lipatan sebelum menambah arsiran. Bila latihan Anda memakai susunan berbeda, ikuti pengamatan sendiri daripada menyalin bentuk bayangan pada contoh secara paksa.
Perbaiki tepi sebelum menambah detail
Pilih satu pertemuan terang dan gelap yang terlihat lembut. Kurangi kesan garis batas dengan lapisan tipis yang bertahap, tanpa menghilangkan perubahan nilainya. Pilih pula satu tepi bayangan yang lebih tegas, lalu pertahankan perbedaannya agar seluruh gambar tidak tampak sama kabur.
Jangan langsung menggelapkan semua lekukan ketika bentuk belum terbaca. Periksa dahulu apakah puncak lipatan berada pada posisi yang benar dan apakah daerah sedang cukup luas. Kadang masalahnya bukan kurang hitam, melainkan hilangnya bidang yang menghubungkan terang dengan gelap.
| Jika gambar terasa demikian | Coba periksa |
|---|---|
| Seperti garis pada permukaan datar | Apakah bidang sedang sudah dibangun? |
| Semua lipatan tampak terpotong | Apakah setiap tepi dibuat sama tajam? |
| Bentuk sulit diikuti | Apakah posisi puncak dan dasar masih cocok? |
| Seluruh kain tampak gelap | Apakah bagian terang ikut tertutup grafit? |
Bandingkan satu bagian, lalu lihat keseluruhannya
Berhenti sejenak dan letakkan gambar pada jarak pandang yang nyaman. Pilih satu lipatan sebagai rujukan. Bandingkan arah, lebar bidang terang, serta hubungan gelapnya dengan lipatan sebelah. Perbaiki satu hubungan yang jelas daripada menghapus seluruh gambar sekaligus.
Setelah selesai, tulis pengamatan singkat di samping latihan: satu bayangan yang terbentuk karena permukaan berputar dan satu yang muncul karena cahaya terhalang. Catatan itu menunjukkan keputusan menggambar yang Anda ambil, bukan sekadar nama bagian gambar.
Pada pengulangan berikutnya, Anda dapat mempertahankan kain lalu memindahkan arah lampu. Selesaikan gambar pertama sebelum mengubah cahaya. Bandingkan bagian mana yang tetap mempunyai bentuk sama tetapi kelompok nilainya berubah. Percobaan ini membantu memisahkan struktur lipatan dari pola terang gelap yang kebetulan terlihat pada satu pencahayaan. Gunakan tanda di luar gambar untuk menunjuk contoh, sehingga catatan tidak menutupi bidang yang ingin dipelajari.
Jika perbedaan nilai masih sulit dibuat, lanjutkan dengan latihan lima nilai grafit, lalu kembali ke susunan kain. Anda dapat mengulang pengamatan dengan bahan lain kemudian. Pertahankan cahaya dan sudut pandang agar perubahan yang dipelajari benar-benar berasal dari karakter kainnya.
